Beranda DISPUSIP DKI Jakarta
Hari Gizi Nasional
Isra Mi'raj
Tahun Baru 2026
Perayaan 100k Jumlah Download Jaklitera Android
Pengumuman Update Data SIAPJAK
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta
Layanan Kearsipan Depot Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta

Jl. Perintis Kemerdekaan No.1, Kayu Putih, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13260

Senin - Jumat: 08.00 - 16.00 WIB

Agenda Literasi

Temukan beragam agenda kegiatan literasi dan kearsipan yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya baca dan pengelolaan informasi yang baik.


Jadwal Agenda Literasi -
Semua Agenda
Semua Agenda

Pengumuman Seleksi Akhir Tenaga Ahli Pengolahan Arsip Bahasa Belanda


Administrator Senin, 29 Desember 2025

Sehubungan dengan penerimaan Tenaga Ahli (TA) di Bidang Pengelolaan Arsip dan Layanan untuk posisi Tenaga Ahli Bahasa Belanda Tahun Anggaran 2026 dan telah dilaksanakannya seleksi wawancara pada Senin, 22 Desember 2025, berikut ini disampaikan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi sebagai berikut: 1.    Arkiana 2.    Audi Indrayahya 3.    Tasya Aulia   Berkenaan dengan hal tersebut, kami mengundang Saudara untuk hadir pada: Hari/tanggal  : Selasa, 30 Desember 2025 Waktu             : 09.00 s.d. selesai Tempat           : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Povinsi DKI Jakarta   Jalan Perintis Kemerdekaan, Nomor 1, Pulogadung, Jakarta Timur       Ketentuan: 1.    Peserta hadir tepat waktu dan berpakaian formal. 2.    Seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya dan hasil keputusan penerimaan bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

REKRUTMEN TA PROMOSI DAN PUBLIKASI PEMBUDAYAAN KEGEMARAN MEMBACA


Administrator Rabu, 17 Desember 2025

REKTRUTMEN TA PROMOSI & PUBLIKASI Sehubungan dengan pelaksanaan rekrutnen tenaga ahli promosi & publikasi pembudayaan kegemaran membaca, berikut kami sampaikan daftar nama yang dinyatakan lulus administrasi: Audio Video Editor (AV)1. Maulana Zulkilfi2. Kevin Octavian Cameraman (CM)1. Ahmad Irsyadi2. M. Haryo Pratomo3. Syaipul Amin Graphic Designer (GD)1. Agus Santoso2. Ghifany Nurfitria Sukmawardhanie3. Noerharisman Motion Graphic Designer (MG)1. Andi Mashury2. Desiere Fellya Istiawan3. Dhienno Adhar Social Media Specialist (SM)1. Kila Adikara2. Sultan Barelvi3. Zulfa Handayani Putri Nama-nama di atas akan dihubungi panitia untuk tahap selanjutnya.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

REKRUTMEN TENAGA AHLI


Administrator Senin, 8 Desember 2025

REKRUTMEN TENAGA AHLI Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan untuk bergabung menjadi Tim Tenaga Ahli Publikasi Media Pembudayaan Gemar Membaca Tahun 2026. Kebutuhan Graphic Designer                    : 1 orang Motion Graphic Designer        : 1 orang Social Media Specialist            : 1 orang Kameraman                             : 1 orang Audio Video Editor                  : 1 orang Persyaratan 1.    Graphic Designer (Kode: GD) ·         Pendidikan minimal D3/S1 Desain Grafis/Desain Komunikasi Visual. IPK Minimal 2,75 ·         Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta ·         Berdomisili di Jabodetabek ·         Memahami produksi desain dan komunikasi visual ·         Mampu mengoperasikan berbagai software desain (Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Sketchbook Pro, dll) ·         Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan desain grafis ·         Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE ·         Lebih disukai yang memiliki laptop/alat kerja pribadi ·         Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target ·         Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan   2.    Motion Graphic Designer (Kode: MG) ·         Pendidikan minimal D3/S1 Desain Grafis/Desain Komunikasi Visual. IPK Minimal 2,75 ·         Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta ·         Berdomisili di Jabodetabek ·         Memahami produksi desain dan komunikasi visual ·         Memahami produksi video & sound editing ·         Mampu mengoperasikan berbagai software desain (Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Sketchbook Pro, dll) ·         Mampu mengoperasikan berbagai software video dan sound editing  (Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After Effect, Color Grading, dll) ·         Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan desain motion grafis ·         Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE ·         Lebih disukai yang memiliki laptop/alat kerja pribadi ·         Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target ·         Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan   3.    Social Media Specialist (Kode: SM) ·         Pendidikan minimal S1 bidang ilmu yang relevan. IPK Min 2,75 ·         Memiliki pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta ·         Berdomisili di Jabodetabek ·         Memahami perencanaan publikasi konten untuk media sosial ·         Mampu menangani berbagai situasi dalam interaksi di media sosial ·         Mampu membuat laporan insight media sosial yang dikelola ·         Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan/atau pelatihan media sosial ·         Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE ·         Lebih diutamakan memiliki laptop/alat kerja pribadi ·         Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target ·         Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan   4.    Cameraman (CM) ·         Pendidikan minimal S1 bidang ilmu yang relevan IPK Min 2,75 ·         Memiliki pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta ·         Berdomisili di Jabodetabek ·         Memahami konsep komposisi dalam fotografi/videografi secara umum ·         Memahami teknis kamera, lensa, rekam suara dan pendukung lainnya sebagai pendukung fotografi/videografi ·         Mampu mengoperasikan kamera DSLR/Mirrorless dengan baik ·         Lebih diutamakan memiliki pengalaman di media ·         Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE ·         Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target ·         Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan   5.    Audio Video Editor (AV) ·         Pendidikan minimal D3/S1 Ilmu Komunikasi atau bidang ilmu yang relevan. IPK Min 2,75 ·         Memiliki pengalaman bekerja minimal 2 (dua) tahun di Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta ·         Berdomisili di Jabodetabek ·         Mampu mengoperasikan berbagai software video dan sound editing (Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, Adobe After Effect, dll) ·         Lebih diutamakan memiliki pengalaman di media ·         Lebih disukai memiliki sertifikat pendidikan dan atau pelatihan bidang editor audio video ·         Sudah memiliki KBLI dan NIB di akun SPSE ·         Memiliki integritas, perilaku terpuji, disiplin bekerja dan mampu bekerja dalam tekanan baik individu maupun dalam tim serta dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target ·         Bersedia bekerja di luar jam kerja yang telah ditentukan jika dibutuhkan   Ketentuan   •               Rekrutmen ini untuk memenuhi kebutuhan Tenaga Ahli Publikasi Media Pembudayaan Gemar Membaca Tahun 2026 •               Selama proses seleksi tidak dipungut biaya apapun •               Hanya tenaga ahli yang lolos seleksi yang akan dihubungi melalui email/telepon •               Tenaga Ahli Publikasi Media tidak diberikan THR/Gaji ke-13 dan fasilitas kesehatan dalam bentuk apapun; •               Dalam pelaksanaannya diberlakukan ketentuan perpajakan dan ketentuan lainnya sesuai aturan hukum yang berlaku; •               Tenaga Ahli Publikasi Media yang diterima harus tunduk dan patuh pada peraturan dan kontrak kerja yang telah disepakati bersama dan tidak akan menuntut untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta •               Anggaran Tenaga Ahli Publikasi Media dibebankan pada DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. Jika anggaran dibatalkan karena satu dan lain hal, tenaga ahli tidak akan menuntut apapun kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. •               Linimasa Pengiriman Berkas Administrasi : 8 – 9 Desember 2025 Seleksi Administrasi : 10 –14 Desember 2025 Pengumuman Seleksi Administrasi : 15 – 16 Desember 2025 Seleksi Wawancara : 17 – 18 Desember 2025 Pengumuman Hasil Akhir : 22 Desember 2025 •               Kirimkan lamaran dan kelengkapannya melalui email P2PKM.RekrutmenTA@gmail.com dengan subjek Nama_Kode (Contoh: Jaka_GD) •               Surat lamaran ditujukan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dengan melampirkan file: CV, portofolio, scan (ijazah, transkrip nilai, paklaring, KTP, NPWP, serta dokumen KBLI dan NIB) dan sertifikat keahlian.

Baca Pengumuman Pengumuman Lainnya

Data Terpilah Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Timur


Fauziah Selasa, 27 Januari 2026

Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Timur menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip kesetaraan gender dan peningkatan layanan literasi masyarakat. Kondisi ini mencerminkan lingkungan kerja yang inklusif serta memberikan ruang setara bagi perempuan dan laki-laki, seperti yang terlihat pada Gambar 1. Begitu pula halnya  dengan tren kunjungan pemustaka yang tercatat sejak tahun 2022 s.d 2025 melalui aplikasi Jaringan Koleksi Lintas Area (Jaklitera). Berdasarkan data, jumlah kunjungan selalu mengalami peningkatan yang signifikan, jika dilihat dari perspektif gender jumlah pengunjung laki-laki dan perempuan relatif seimbang. Data ini menunjukkan bahwa layanan perpustakaan yang disediakan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan gender. Secara keseluruhan data terpilah ini memperlihatkan bahwa Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Timur tidak hanya berperan sebagai pusat layanan informasi dan literasi, tetapi juga sebagai institusi yang mendukung kesetaraan gender dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Berita Berita Lainnya

Transformasi Literasi di Rusunawa | Press Release


Administrator Jumat, 5 Desember 2025

Transformasi Literasi di Rusunawa: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Optimalisasi Pojok Baca Nagrak Bersama Komunitas Bale Buku Jakarta Jakarta, 4 Desember 2025  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan komunitas Bale Buku Jakarta melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pojok Baca Rusunawa Nagrak pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses literasi, meningkatkan budaya membaca, dan memperkuat sumber daya manusia melalui layanan pengetahuan yang inklusif bagi seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat yang tinggal di rumah susun.   Acara tersebut dihadiri oleh anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Bapak Jhonny Simanjuntak, S.H. dan Bapak ⁠Oman Rahman Rakinda, S.IP, M.Si., Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang pembangunan manusia, Bapak Dicky Krishnawardana dan Bapak Eugen Muhammad, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Gigih Primada Leogusta, S.IP., selaku Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan dan Bapak Gunas Mahdianto, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Ibu Vita Nurviatin, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Bapak Depika Rohmadi, Camat Cilincing, Lurah Cilincing, Bapak Heryawan, Ketua RW 11, dan Fajar Alvarisi, Ketua komunitas Bale Buku Jakarta, serta didukung oleh partisipasi warga Rusunawa Nagrak.   Komitmen Pemprov DKI untuk Perluas Akses Literasi  Dalam sambutannya, Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan (Debangpus) Dispusip DKI Jakarta, Gigih Primada Leogusta, menyampaikan bahwa program Pojok Baca merupakan amanat Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan yang bertujuan membangun budaya gemar membaca di Jakarta. Pojok Baca menjadi strategi untuk menghadirkan ruang akses informasi dan membaca di area publik, termasuk di lingkungan rumah susun.   “Hadirnya Pojok Baca di Rusunawa Nagrak merupakan wujud komitmen Dispusip  Provinsi DKI Jakarta dalam merespon aspirasi masyarakat, di antaranya melalui hasil Reses DPRD DKI Jakarta, serta sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui literasi,” ujarnya.   Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dengan adanya pojok baca dapat mengembangkan semangat literasi anak-anak.  “Pojok baca di rusunawa bukan hanya sarana literasi, tetapi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk bermimpi lebih tinggi. Dengan fasilitas rusunawa yang terus berkembang, mulai dari area olahraga hingga ruang interaksi, komunitas semakin hidup. Peran para ibu sebagai pendidik utama menjadikan pojok baca semakin bermakna dalam menumbuhkan generasi berwawasan luas dan berpotensi besar.” Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Oman Rohman Rakinda menyambut baik kehadiran pojok baca di Rusunawa Nagrak dan berpesan kepada para penghuni rusunawa untuk mengenalkan dunia kepada anak-anak lewat membaca buku yang tersedia di pojok baca.  “Pojok baca adalah cahaya yang membuka dunia bagi anak-anak rusun, membantu mereka bermimpi dan meraih cita-cita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung lahirnya kegiatan literasi yang bermakna ini. Dengan perpustakaan Rusun Nagrak yang terus dioptimalkan sebagai ruang belajar dan berkumpul, kami berharap literasi tumbuh menjadi budaya yang dijaga, dirawat, dan dihidupkan oleh seluruh warga. Selamat menikmati dunia dengan membaca" pesannya.  Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah III, Vita Nurviatin menyampaikan antusias warga dalam memanfaatkan fasilitas baca yang ada di Rusunawa serta pentingnya penyediaan buku dan sumber pengetahuan fisik di tengah era teknologi digital, khususnya bagi anak-anak dan remaja penghuni Rusunawa. "Jadi kami membuktikan sendiri memang warga sudah memanfaatkan. Kita menyadari bahwa di tengah era teknologi digital, menyediakan akses yang mudah terhadap buku dan sumber pengetahuan fisik menjadi sangat penting, terutama bagi anak-anak dan remaja Rusun" imbuhnya. 102 Pojok Baca Baru Dibangun Sepanjang 2025  Sepanjang tahun 2025, Dispusip DKI Jakarta telah menghadirkan 102 fasilitas pojok baca baru, terdiri dari 38 pojok baca konvensional dan 64 titik baca digital. Dengan demikian, total fasilitas pojok baca yang telah dihadirkan Dispusip di seluruh wilayah Jakarta mencapai 1.174 lokasi, tersebar di RPTRA, stasiun, terminal, RSUD, puskesmas, sekolah, balai warga, taman publik, serta berbagai unit layanan publik pemerintah maupun kementerian/lembaga.   Selain pojok baca, Dispusip juga menghadirkan Layanan PERMATA, yaitu perpustakaan keliling berbasis kontainer. Layanan ini telah hadir selama satu bulan terakhir di Rusunawa Nagrak dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan di dalamnya.   Dorong Partisipasi Masyarakat  Peresmian Pojok Baca Rusunawa Nagrak ini diharapkan dapat menjadi ruang alternatif belajar, aktivitas literasi keluarga, dan pusat tumbuhnya komunitas literasi lokal. Kepala Debangpus menekankan bahwa keberlanjutan pojok baca sangat bergantung pada partisipasi warga.  “Marilah kita bersama-sama memanfaatkan, menjaga, dan merawat fasilitas ini dengan baik. Pojok Baca adalah investasi untuk pengetahuan, dan membaca adalah pintu utamanya,” ujarnya.   “Perpustakaan benar-benar menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar tanpa gawai. Kegiatan seperti mewarnai mampu mengurangi kecanduan gadget, sementara fasilitas yang terus dikembangkan, dari komputer hingga permainan edukatif, membuat perpustakaan semakin inklusif bagi semua usia. Kini perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi pusat komunitas yang menggerakkan literasi dan kesehatan keluarga.” ujar Ibu Niswatin, warga Rusunawa Nagrak. Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas  Pojok Baca Rusunawa Nagrak dibangun melalui kolaborasi Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Rusunawa Nagrak Provinsi DKI Jakarta, dengan komunitas Bale Buku Jakarta.  “Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komunitas Bale Buku Jakarta benar-benar menghadirkan dampak nyata. Kehadiran mobil layanan perpustakaan keliling, program mendongeng, hingga pengembangan pojok baca membuat budaya literasi di rusun semakin hidup dan disambut antusias oleh masyarakat.” Ujar Fajar Alvarisi, Ketua Komunitas Bale Buku Jakarta. Diharapkan kolaborasi ini dapat memperkuat kegiatan literasi berbasis masyarakat dan menghadirkan lebih banyak program membaca, kelas kreatif anak, hingga kegiatan edukatif lainnya.    Dokumentasi kegiatan: https://drive.google.com/drive/folders/10CkkcpElh3HK5K2LZ4eRMRNfZ51uKI5r?usp=sharing

Baca Berita Berita Lainnya

Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan


Noor Muchyadi Jumat, 28 November 2025

Ketupat Betawi Bersama TKN Johar Baru 01: Merayakan Hari Dongeng Sedunia Lewat Wisata Literasi yang Menyenangkan Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat bersama TKN Johar Baru 01 kembali mengadakan kegiatan Ketupat Betawi (Ketemu Pemustaka bersama Tim Wisata Literasi) yang dikemas dalam bentuk wisata literasi. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dunia literasi dan perpustakaan kepada anak usia dini dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh pengalaman baru. Wisata literasi ini bertujuan untuk membangun minat baca sejak usia dini melalui pengenalan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan. Anak-anak diajak memahami bahwa perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang bermain, bercerita, dan berimajinasi. Dalam kegiatan Ketupat Betawi bersama TKN Johar Baru 01, anak-anak mengikuti berbagai rangkaian aktivitas literasi, antara lain Tur keliling perpustakaan untuk mengenal area buku anak, ruang baca, serta layanan Perpustakaan, Read aloud atau membaca nyaring yang dipandu oleh tim perpustakaan, sehingga anak-anak dapat menikmati cerita dengan lebih hidup dan ekspresif, Mewarnai bertema dongeng dalam rangka merayakan Hari Dongeng Sedunia yang tentunya dapat melatih kreativitas sekaligus membantu mereka mengenal karakter tokoh cerita, Membaca bersama, di mana anak-anak bisa memilih buku favorit mereka dan Menonton film edukasi yang sesuai usia untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu. Dengan pendekatan yang menyenangkan, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak, tetapi juga membentuk pengalaman positif tentang literasi. Suasana yang hangat dan penuh interaksi membuat anak-anak merasa nyaman berada di lingkungan perpustakaan, sehingga budaya baca dapat tumbuh secara alami. Kolaborasi antara TKN Johar Baru 01 dan Sudin Pusip Jakarta Pusat menunjukkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang cinta membaca. Melalui kegiatan seperti ini, literasi diperkenalkan bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai kegiatan yang menggembirakan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.  

Baca Berita Berita Lainnya

1 dari 12 Warga Jakarta Senang Membaca


Administrator Kamis, 29 Januari 2026

Hasil pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Provinsi DKI Jakarta yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa 82,26% warga DKI Jakarta merasa senang saat membaca buku. Hal ini selaras dengan kecenderungan 89,99% responden yang mengaku bahwa mereka membaca atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain.   Sumber: Laporan Akhir Hasil Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca Tahun 2025   Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) dan terus mencatat peningkatan indeks literasi dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, tingkat kegemaran membaca di DKI Jakarta memperoleh skor 73,26 atau meningkat 0,33 poin dari tahun sebelumnya yaitu 72,93. Angka tersebut mencerminkan kuatnya budaya literasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam aktivitas membaca. Dari 2.538 responden yang menjadi sampel, 82,26% responden merasa senang saat membaca buku dan mengaku bahwa aktivitas tersebut dilakukan atas kemauan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak lain. Kesenangan akan membaca ini dapat menjadi fondasi terciptanya budaya literasi masyarakat. Pengukuran TKM kali ini mengacu pada Peraturan Perpusnas RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca. Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat perubahan signifikan terhadap dimensi yang membentuk tingkat kegemaran membaca masyarakat. Sebelumnya, pengukuran dilakukan dengan menggunakan 5 dimensi yaitu frekuensi membaca, durasi membaca, jumlah bahan bacaan, frekuensi akses internet, dan durasi akses internet. Tahun ini, pengukuran dilakukan dengan 3 dimensi saja, yaitu fase pra membaca, fase saat membaca, dan fase pasca membaca. Masing-masing dimensi tersebut terdiri dari berbagai variabel dan indikator yang dibentuk untuk memberi gambaran kegemaran membaca masyarakat secara lebih komprehensif.   Aktivitas Membaca Buku di Taman Menteng dalam Kegiatan Kolaborasi Dispusip bersama Baca Bareng SBC Jakarta   Dimensi pra membaca terbentuk dari 4 varibel yaitu motivasi membaca, model akses dan kebiasaan membaca, pembelajaran sosial, serta konsep budaya literasi. Dimensi ini berusaha menangkap ketersediaan akses dan dorongan masyarakat sebelum melakukan aktivitas membaca. Dengan skor 65,05, dimensi ini menunjukkan bahwa masyarakat DKI Jakarta memiliki dorongan membaca yang tinggi dengan akses buku dan lingkungan membaca yang mendukung. Dimensi selanjutnya, saat membaca, memperoleh skor yang lebih tinggi yaitu 71,24 yang terbentuk dari 2 variabel yaitu perilaku membaca dan literasi sosial. Fase ini berupaya menangkap perilaku membaca masyarakat, termasuk pola interaksi untuk memahami bacaan. Interaksi yang dimaksud tidak terbatas pada interaksi terhadap bacaan, namun juga interaksi dengan masyarakat sekitarnya dalam rangka pengembangan pemahaman. Fase terakhir diukur dalam dimensi setelah membaca yang terdiri dari dampak membaca dan nilai tambah yang diharapkan. Dimensi ini mencoba menangkap hasil yang diperoleh masyarakat setelah aktivitas membaca. Berdasarkan hasil pengukuran TKM dengan 79,67 poin, masyarakat memperoleh dampak yang signifikan dari aktivitas membaca. Mulai dari bertambahnya pengetahuan, meningkatnya kemampuan membaca dan komunikasi, hingga perasaan senang dan bahagia usai membaca.   Seorang Ayah tampak membacakan buku saat mengikuti Piknik Baca dalam Festival Literasi Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki. Dari sekian indikator yang membentuk variabel pengukuran TKM, beberapa indikator nampak memperlihatkan peran penting lingkungan sekitar dalam membentuk kesenangan membaca. Dimensi pra membaca menggambarkan adanya dorongan yang signifikan dari tokoh keluarga, tokoh publik, dan teman dalam membentuk kegemaran membaca. 60,15% responden menyatakan terinspirasi untuk membaca karena sering melihat anggota keluarga membaca. Hal itu didukung dengan adanya rekomendasi buku dari teman (65,01%) dan tokoh publik (57,21%) seperti penulis, influencer, akademisi, atau figur di media sosial.   Aktivitas Membaca di Perpustakaan Jakarta Cikini Dimensi saat membaca juga menunjukkan hal serupa. Terbukti dari 76,74% responden menyatakan bahwa mereka cenderung tertarik untuk berdiskusi dengan orang lain tentang isi sebuah buku. Berakhir pada 90,45% responden yang mengaku dapat berkomunikasi dengan lebih baik dalam dimensi setelah membaca, sekaligus adanya peningkatan perasaan senang dan bahagia usai membaca (89,15 responden). Kesenangan masyarakat akan membaca ini tentu menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan literasi kota. Kondisi tersebut perlu diperkuat dengan membentuk ekosistem literasi yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha yang saling bersinergi dalam berbagai kegiatan literasi.

Baca Artikel Artikel Lainnya

“Duta Baca dan Momen Hari Anak Sedunia 2025: Menebar Semangat Membaca Lewat Aktivitas Edukatif dan Menghibur”


Noor Muchyadi Kamis, 27 November 2025

Jakarta, 20 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia 2025, gerakan literasi kembali digaungkan melalui program Pemberdayaan Duta Baca yang dikemas dalam berbagai kegiatan inspiratif dan inklusif. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Jakarta, melibatkan ratusan peserta dari berbagai latar belakang. Seluruh rangkaian bertujuan menumbuhkan kecintaan membaca, menulis, serta memperluas akses literasi bagi seluruh anak tanpa terkecuali. Diawali dengan kegiatan kolaborasi bersama SMPN 156 Jakarta, Duta Baca menghadirkan kegiatan bertema “Menulis Bersama Duta Baca, Menyapa Dunia dengan Kata”. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pelatihan menulis cerpen yang melibatkan siswa-siswi untuk mengeksplorasi imajinasi, mengembangkan ide, serta mempraktikkan teknik dasar penulisan cerita. Lewat sesi berbagi inspirasi dari Duta Baca, para peserta diajak memahami bahwa tulisan adalah jendela untuk menyapa dunia dan menyuarakan gagasan mereka secara positif. Kolaborasi berlanjut pada Kamis, (20/11) bersama SLBN 3 Jakarta melalui kegiatan bertema “Literasi Tanpa Batas: Duta Baca Sahabat Anak”. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang ramah dan inklusif diantaranya Dongeng bersama Duta Baca yang disampaikan dengan gaya interaktif dan penuh nilai baik, Kegiatan menggambar dan mewarnai bersama yang mendorong kreativitas visual anak, serta Sesi membaca buku braille bersama dan pemanfaatan koleksi Perpustakaan keliling bersama seluruh warga sekolah SLBN 3 Jakarta. Acara kolaborasi ini tentu menunjukkan bahwa literasi adalah hak semua anak, tanpa batas, serta dapat dihadirkan melalui media yang sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Anak-anak juga mengikuti kegiatan dengan antusias. Interaksi hangat antara Duta Baca dan peserta menjadi bukti bahwa literasi mampu menjadi jembatan dan memperkuat rasa kebersamaan. Sebagai penutup peringatan Hari Anak Sedunia, digelar Konser Baca Jakarta 2 – Jakarta Pusat pada 20 November 2025 pukul 14.00. Acara ini diikuti oleh 100 peserta terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk menikmati dongeng bersama Kak Budi, seorang pendongeng yang dikenal mampu menghidupkan imajinasi anak melalui cerita-cerita penuh nilai. Penutup acara semakin meriah dengan pengundian doorprize berupa 5 unit sepeda, yang disambut sorak-sorai peserta. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa membaca dan literasi dapat dipadukan dengan hiburan yang menggembirakan, menciptakan pengalaman positif yang akan terus diingat oleh anak-anak. Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Duta Baca bersama para mitra pendidikan berkomitmen untuk terus mendorong budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan Seluruh rangkaian kegiatan pemberdayaan Duta Baca ini tidak hanya memperingati Hari Anak Sedunia, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan literasi sebagai ruang tumbuh dan ruang ekspresi bagi semua anak. Dengan melibatkan berbagai institusi pendidikan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan masa depan literasi yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan. Semangat Hari Anak Sedunia juga menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses literasi yang setara, inspiratif, dan memberdayakan.

Baca Artikel Artikel Lainnya

Para Tokoh Sumpah Pemuda dan Kiprah Mereka dalam Sejarah Indonesia


Etty sufianti Selasa, 28 Oktober 2025

Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Melalui ikrar yang lahir dari semangat persatuan dan cinta tanah air, para pemuda dari berbagai daerah bertekad untuk bersatu di bawah satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa  Indonesia. Di balik momentum bersejarah ini, terdapat sejumlah tokoh penting yang berperan besar dalam merumuskan, menggerakkan, dan menjaga semangat persatuan tersebut. 1. Muhammad Yamin Muhammad Yamin dikenal sebagai sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, sekaligus ahli hukum yang disegani. Ia turut menyumbangkan gagasan besar dalam Kongres Pemuda II serta dipercaya merumuskan butir-butir penting dalam teks Sumpah Pemuda. Dedikasinya terhadap bahasa dan persatuan bangsa menjadikannya salah satu pilar kebangkitan nasional. 2. Soegondo Djojopoespito Sebagai aktivis Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Soegondo Djojopoespito berperan penting sebagai Ketua Kongres Pemuda II. Di bawah kepemimpinannya, berbagai organisasi pemuda dari latar belakang yang berbeda berhasil duduk bersama dan melahirkan satu kesepakatan besar: Sumpah Pemuda. 3. Djoko Marsaid (Tirtodiningrat) Djoko Marsaid, atau yang dikenal dengan Tirtodiningrat, menjabat sebagai Wakil Ketua Kongres Pemuda II dan juga Ketua organisasi Jong Java. Ia menjadi penghubung antara berbagai kelompok pemuda serta berperan dalam menjaga jalannya kongres dengan penuh semangat dan kedisiplinan. 4. Wage Rudolf Supratman Nama Wage Rudolf Supratman atau W.R. Supratman tentu tak asing lagi. Ia menyalurkan semangat kebangsaan melalui musik dengan menciptakan lagu “Indonesia Raya”, yang pertama kali diperdengarkan di Kongres Pemuda II. Lagu ini kemudian menjadi lambang perjuangan dan resmi ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia. 5. Soenario Sastrowardoyo Soenario aktif dalam pergerakan nasional dan turut berjuang di kancah internasional. Saat berada di Belanda, ia menjadi Sekretaris II Perhimpunan Indonesia dan turut menyusun Manifesto Politik 1925 yang menegaskan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia di mata dunia. 6. Amir Syarifuddin Harahap Sebagai perwakilan dari Jong Batak, Amir Syarifuddin berperan sebagai bendahara dalam Kongres Pemuda II. Selain mengelola kebutuhan organisasi, ia juga dikenal sebagai pemikir progresif yang turut menyumbangkan ide-ide penting dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda. 7. Sarmidi Mangunsarkoro Sarmidi Mangunsarkoro adalah tokoh pendidikan nasional yang meyakini bahwa semangat persatuan harus ditanamkan melalui pendidikan. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1949–1950 dan terus memperjuangkan sistem pendidikan nasional yang berakar pada nilai kebangsaan. 8. Sie Kong Liong Peran Sie Kong Liong mungkin tak seterkenal nama-nama lainnya, namun jasanya sangat besar. Ia dengan sukarela menyediakan rumahnya di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, sebagai tempat berlangsungnya Kongres Pemuda II. Kini, rumah tersebut dikenal sebagai Museum Sumpah Pemuda, tempat saksi sejarah lahirnya ikrar kebangsaan. 9. Kartosuwiryo Kartosuwiryo merupakan salah satu tokoh yang turut berpartisipasi dalam Sumpah Pemuda. Di kemudian hari, ia dikenal sebagai pemimpin gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang muncul pada masa awal kemerdekaan. Meskipun perjalanannya kemudian berbeda arah, kiprahnya tetap menjadi bagian dari sejarah panjang perjuangan bangsa. Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga cerminan kekuatan kolaborasi antar generasi muda Indonesia. Melalui tekad dan semangat para tokoh ini, lahirlah fondasi persatuan yang menjadi dasar berdirinya negara Indonesia. Kini, tugas generasi penerus adalah menjaga semangat tersebut agar tetap hidup—sebagai pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa berawal dari semangat para pemuda yang percaya pada masa depan Indonesia. Source : https://www.geniora.com/article/tokoh-penting-sumpah-pemuda-dan-perannya/

Baca Artikel Artikel Lainnya
Belum Ada Postingan

Tetap terhubung untuk mendapatkan postingan terbaru dari kami.